Menjadi bagian dari sebuah subkultur yang dimulai pertengahan tahun 1960an, Scooter Boys merupakan salah satu aliran Mods. Sebuah subkultur dengan fashion statement yang sangat kental, dari Mods mainstream yang serba halus dan rapi dengan setelan jas dari toko secondhand atau aliran The Art School High Camp yang mengeksplorasi kecanggungan laki-laki yang memakai riasan wajah hingga membawa tas tangan. Scooter Boys pada tahun 60an berawal dari kumpulan buruh, mereka biasa mengenakan jaket, celana jeans ketat dan sepatu boot doc marten, seperti pakaian mereka saat bekerja. Jaket biasanya dilengkapi emblem dan pin yang menunjukkan identitas kelompok, lambang Vespa atau pesan-pesan tertentu.
Lebih dari 40 tahun sejak munculnya kelompok Scooter Boys pertama, pattern fashion tersebut belum banyak berubah, setelan jaket dan celana jeans tetap menjadi favorit karena kenyamanan dan ketahanan terhadap cuaca saat mengendarai Vespa.
Sebuah gaya yang telah mengalami perjalanan yang panjang namun tidak pernah ditinggalkan, karena fashion telah menjadi media mengekspresikan diri yang akhirnya membentuk citra (image), harga diri (pride), serta indentitas (identity) individu atau kelompok, baik secara langsung maupun tidak langsung.

